MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA DALAM PROSES SELEKSI HINGGA PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM MSIB

Jumat, 20 Mei 2022 - 08:37:50 WIB
Dibaca: 266 kali

MAHASISWA ADMINISTRASI NEGARA DALAM PROSES SELEKSI HINGGA PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM MSIB

Program MSIB atau Magang dan Studi Independen Bersertifikat di Dispendukcapil Kota Surabaya merupakan salah satu program magang yang cukup banyak diminati oleh mahasiswa program studi Administrasi Negara Untag Surabaya. Sebanyak kurang lebih 36 mahasiswa program studi Administrasi Negara saat ini sedang mengikuti program tersebut, salah satu diantara 36 mahasiswa tersebut yaitu Sabrina Sufi Anggraini yang merupakan mahasiswa angkatan tahun 2019.

Sabrina menyampaikan dalam proses pendaftaran mengikuti program MSIB Dispendukcapil Kota Surabaya ini sangatlah mudah dan tidak berbelit-belit. Terdapat beberapa persyaratan yang menurut Sabrina persyaratan tersebut cukup standar sehingga mahasiswa pasti bisa memenuhi persyaratan tersebut. Untuk proses seleksinya menurut Sabrina hanya melalui beberapa tahap yang tidak terlalu panjang namun sangat penting seperti diwawancarai oleh beberapa dosen untuk mengetahui kemampuan dan minat bakat mahasiswa serta mengetahui seberapa serius mahasiswa mengikuti program ini. Tidak hanya diwawancarai mengenai hal tersebut saja, namun mahasiswa juga diwawancarai mengenai tujuan atau proses MSIB Dispendukcapil ini untuk kedepannya. 

Kesan Sabrina dapat mengikuti program ini tentunya berkesan baik, dikarenakan dirinya sebagai mahasiswa menjadi mengerti alur dan lingkungan pemerintahan seperti apa dan menjadi mengetahui berbagai permasalahan di lingkungan pemerintahan itu seperti apa pula. Dalam program ini, kegiatan yang dilakukan Sabrina yaitu pada program Kalimasada atau Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk, dimana kegiatannya lebih ke pengembangan SDM atau pelayanan desa. Dalam hal ini Sabrina bersama dengan Cak dan Ning Minduk Kota Surabaya turun ke lapangan langsung untuk melakukan pendataan warga-warga yang belum memiliki berkas-berkas lengkap seperti Kartu Keluarga barcode, pembuatan Akta Kelahiran, surat kematian maupun perceraian, serta juga membantu warga untuk mengakses klampid secara mandiri, pendistribusian KTP, membantu desa memberikan pelayanan Lontong Balap maupun Lontong Kupang dan masih banyak kegiatan-kegiatan yang lainnya. Saat melaksanakan program ini, Sabrina mengatakan bahwa sejauh ini masih belum ada kendala yang ditemui serta respon dari pihak Dispendukcapil Kota Surabaya terhadap program ini sangatlah baik.

Berbekal dari pengalaman yang telah diperoleh Sabrina dalam mengikuti program ini, Sabrina ingin menyampaikan pesan kepada teman-teman mahasiswa lainnya baik yang ingin mengikuti program ini maupun yang sedang mengikuti program ini untuk jangan mudah menyerah dan jangan takut mencoba hal-hal yang baru dan harus tetap produktif. Pesan dari Sabrina tersebut sekaligus menutup artikel berita kali ini.


Untag Surabaya || FISIP Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya