INTIP KEGIATAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR BATCH 3 DI SD DARUSSALAM SURABAYA

Jumat, 29 April 2022 - 09:43:52 WIB
Dibaca: 473 kali

INTIP KEGIATAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR BATCH 3 DI SD DARUSSALAM SURABAYA

Program kampus mengajar merupakan salah satu program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang cukup banyak diikuti oleh mahasiswa program studi Administrasi Negara. Pada program kampus mengajar batch 3 ini sebanyak 9 mahasiswa yang lolos salah satunya yaitu Rizky Avina mahasiswa angkatan 2020 dan lolos program kampus mengajar dengan penempatan berada di SD Darussalam Surabaya tepatnya di Jalan Pesapean Barat V, Kecamatan Cantian, Surabaya.

Rizky Avina menyampaikan bahwa proses pendaftaran dan seleksi program kampus mengajar ini untuk syarat-syaratnya cukup mudah tetapi untuk proses seleksinya membutuhkan waktu yang cukup lama dan website yang digunakan mendaftar pun sering eror. Dalam proses pendaftarannya, Rizky avina harus melewati dua tahap seleksi meliputi harus bersaing dengan mahasiswa dari seluruh kampus universitas negeri maupun swasta lain dalam tahap pemberkasan seperti transkrip nilai dan IPK, hingga sertifikat pengalaman mengajar atau organisasi. Setelah dinyatakan lolos dalam seleksi, berlanjut pada tahap akhir yaitu tes kebhinekaan secara online. Beruntung, akhirnya Rizky Avina mendapat kesempatan untuk mengabdi di salah satu sekolah dasar yang berada di Surabaya.

Dari sekian banyaknya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), alasan Rizky Avina memilih untuk mengikuti program kampus mengajar yaitu dikarenakan ingin menambah hal baru dan mencoba hal baru dalam dunia pendidikan, ingin menjadi agent of change atau agen perubahan, ingin memberikan inspirasi agar bisa menjadi lebih baik lagi, ingin belajar hidup ditengah masyarakat, relasi yang dimiliki semakin banyak karena program tersebut diikuti oleh berbagai mahasiswa dari berbagai universitas. Rizky Avina merasa pengetahuannya semakin luas karena banyak bertukar pikiran dengan orang yang berbeda-beda. Dengan mengikuti program Kampus Mengajar, dirinya berharap pengalamannya yang ditulis dalam laporan secara berkala dapat ditinjau lebih jauh lagi oleh Kementerian Kebudayaan, Pendidikan, Riset, dan Teknologi sehingga sekolah-sekolah yang terbelakang dapat mengalami kemajuan. Kegiatan yang dilakukan Rizky Avina dan tim kampus mengajarnya dalam program ini di SD Darussalam Surabaya yaitu membantu guru di kelas dalam pembelajaran literasi dan numerasi ,memperkenalkan bahasa mandarin ke siswa, membuat pojok baca yang berada di perpustakaan sekolah tersebut, membantu kegiatan administrasi sekolah, membantu penghijauan sekolah seperti menanam bunga dan lain sebagainya.

Pada pelaksanaan kegiatan tentunya masing-masing mahasiswa memiliki kendala, tak terkecuali Rizky Avina ini. Rizky Avina menyampaikan kendala yang dialami yaitu  jarak antar rumah ke sekolah yang  lumayan jauh, jalan menuju ke sekolahnya agak sulit untuk dilewati  dan di perjalanan selalu macet karena jalanannya tidak rata, berkelok tajam dan memasuki gang sempit. Bahkan, Rizky Avina lebih diuji ketika hujan tiba, jalanan itu selalu banjir, namun, hal itu masih tak sebanding dengan anak-anak yang sedang menunggu untuk belajar. Selain itu untuk kendala dalam proses pembelajaran yaitu minimnya fasilitas yang kurang memadai, minimnya jumlah guru sehingga kegiatan pembelajaran kurang efektif, dan sekolahnya bisa dibilang masih kurang layak karena lantai atas masih menggunakan kayu. Dalam kesempatan ini Rizky Avina juga menyampaikan kesan dan pesan mengikuti program kampus mengajar ini. Kesannya ada banyak pelajaran yang tidak mungkin saya dapatkan di bangku kuliah saja. Berkat Kampus Mengajar ini dirinya menjadi sadar bahwa sebagai guru tidak cukup untuk memahami penjelasan dari suatu materi, namun harus juga mampu memikirkan serta mempersiapkan cara terbaik dan termudah untuk menyampaikan penjelasan itu pada siswa. Sebagai guru, pintar untuk diri sendiri saja tidaklah cukup, tetapi yang terpenting adalah guru harus juga pintar untuk memintarkan siswanya. Selain itu pesan yang disampaikan Rizky Avina dalam kesempatan ini yaitu “Semoga ditahun atau semester selanjutnya masih ada program kampus mengajar lagi dan semoga dengan adanya program kampus mengajar ini kita bisa berkolaborasi dalam meningkatkan kegiatan belajar mengajar dengan kegiatan media pembelajaran yang menarik” Ucap Rizky Avina sekaligus menutup artikel berita kali ini.


Untag Surabaya || FISIP Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya